Subscribe-Us

Subscribe Us

Ringkasan


SEBUA RINGKASAN

Dari Buku Leadership Wisdom Antiologi Hikmat

Penulis: Dr. Daniel Ronda, TH.M

Oleh: Mekiel Tabuni

Bagian 1 Pemimpin dan visinya

"Why people buy into your vision, they buy into you dream"

Visi itu penting dan memiliki kekuatan karena semua pemimpin yang efektif dapat dilihat dari visinya.

  1. Apa visi itu
    Visi adalah gambaran masa depan yang mehasilkan suatu semangat.
    Barna menyabarkan beberapa inti dari visi yitu sebagai berikut:

  1. Gambaran pikiran yang jelas
  2. Tentang suatu masa depan yang lebih baik
  3. Yang inspirasikan oleh ALLAH
  4. Kepada hamba-hambaNya yang terpilih
  5. Berdasakan pengertian yang akurat tentang Allah, dri, dan keadaan.
    Disimpulkan bahwa pertama, visi adalah gambaran pikiran yang jelas yang memimpin kita untuk merahi masa depan. Kedua, visi melihat sesuatu yang belum ada disini dan hari ini. Ketiga, oleh kuasa Roh Kudus Allah memberikan visi kepada pemimpin krsiten untuk menuntun pada suatu yang belum ada di sini pada hari ini.
    Visi juga berhubungan erat dengan iman seseorang. Kitab Ibrani 11 menyatakan bahwa" iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti yang segala sesuatu yang tidak kita lihat".
    B. Analogi Visi
    Visi juga harus dianalogikan agar lebih muda dipahami. Tujuannya adalah agar lebih muda untuk menjelaskan apa visi itu, sehingga visi tidak dibuat sekadar sebagai slogan sebagai sering dilakukan oleh sebuah organisasi.
    C. Keuntungan memilikivisi
    Berikut adalah beberapa keuntungan bagi setiap pemimpin yang mempin organisasinya dengan visi yang jelas.

  1. Visi memperjelas tujuan (clarifies purpose) organisasi
  2. Visi membuat pemimpin dapat menetapkan prioritasnya secara jelas
  3. Visi dapat memampukan pemimpin untuk menetapkan standar yang terbaik dalam kepemimpinannya.
  4. Visi dapat menginspirasikan ekspresi
  5. Visi dapat memaksimalkan produktivitas
  6. Visi yang jelas akan memperluas cakarwala
  7. Visi dapat memotivasi komitmen
  8. Visi dapat membakar semangat
  9. Visi pada akhirnya menyediakan fokus untuk mencapai potensi yang sempurnya.
    D. Visi menuntun ke Tujuan
    "bila tidak ada wahyu (visi), menjadi liarlah rakyat"
    Visi itu menuntun pada motivasi dan motivasi menuntun pada penetapan gol atau sasaran (goal setting) serta menuntun pada tindakan yang membawa seseorang pemimpin pada tujuan. Dengan kata lain visi adalah Tuhan untuk memimpin seseorang pemimpin pada tujuan Tuhan dalam kehiudpannya.


    Bagian 2 Pemimpin dan Perubahan
    Every generation needs a new revolution  
    Thomas Jefferson
    Bagimana seorang pemimpin seharusnya menghadapi perubahan, baik dalam dirinya maunpun dalam dunia disekitar mereka?

  1. Terks friman Tuhan Yosua 1:1-11,
    kitab Yosua dipilih karena kitab ini menggambarkan perubahan dan peralihan, penyertaan, kesuksesan bahkan termasuk juga kegagalan suatu bangsa pilihan Allah, yaitu Israel. Disebut kitab perubahan, karena didalam kitab itu dituliskan adannya perubahan. Misalnya pemimpin berubah, yaitu dari Musa ke Yosua.
    Secara khusu nas diatas dipilih untuk mendasari pembahasan mengenai perubahan, yang bukan hanya manusianya yang berubah melainkan dunianya juga mengalami perubahan. Beberapa perubahan dahsyat itu, antara lain munculnya sekularisme, materialisme, hedonisme, dan degradasi moral yang telah menjadi masalah yang sangat besar baik di dalam masyarakat perkotaan maupun perdesaan dan ada dalam semua level.

    B. Prinsip untuk menjadi pemimpin yang tangguh di tengah perubahan yang pesat
      Bagimana pemimpin dirinya berhasil ditengah perubahan? Ada beberapa prinsip yang diberikan Tuhan dalam mengahadapi perubahan baik internal dan eksternal.
    Pertama, tinggalkan masa lalu dan tataplah kedepan (Yos. Ayat 1-5),kedua, miliki karakter yang baik (ayat 7-8) dalam mengenapi janji Tuhan dan menuju ke perubahan yang  berhasil, karakter menjadi sangat penting.
    Penulis penyimpulkan dari ayat-ayat tersebut sebagai "integritas seorang hamba Tuha. Arti kata integritas sendiri adalah keadaan yang sempurna, ketika perkataan dan perbuatan menyatu dalam diri seseorang.
    C. Kesimpulan   
    Berikut adalah beberapa hal yang perlu dijadikan rujukan bagi para pemimpin dalam menghaadapi derasnya perubahan.

  1. penting bagi setiap pemimpin untuk menatap ke depan dan tidak terfokus pada kegagalan atau masa yang lalu. (2) sebagai hamba Tuhan,pemimpin harus mempertahankan integritasnya. 3) pemimpin harus berjalan dari bahwa. Bermimpi besar itu boleh saja, jangan hanya bermimpi. 4)

    Bagian 3 Pemimpin dan Pengembangan Karakter
    "character is not something you develop in crisis; it's what you exhibit in a crisis"
    Rudolph Giuliani
    A. Pendahuluan
    Pemimpin dan pengembangan karakter adalah hal yang mustahil untuk memisahkan    antara kepemimpinan Kristen dan karakter,antara kepemimpinan Kristen dan         kehidupan spiritualitasnya. Bangsa indonesia sangat membutuhkan pemimpin yang            memiliki karakter.
    B. Keunikan karakter
    Karakter, pribadi, atau oknum adalah sesuatu istilah yang menunjuk pada sesuatu        yang hidup yang diciptakan Allah menurut gambar dan rupa-Nya. Hal ini sangat        penting, saya adalah saya, tidak seorang pun yang bisa menyamakannya. Maka setiap  orang lain punya karakter adalah unik. karena sepeti itulah yang diberikan Tuhan kepada masing-masing orang untuk mengembangkannya.
    C. Pemimpin ada kunci
      Di dalam tren dunia manjemen umum, fokus keberhasilan menunjuk kepadasosk       pemimpin. Seorang pemimpin tidak dapat berharap banyak bila hanya mengandalkan    perubahan pada orang lain, karena perubahan itu harus terjadi dahulu pada diri             seorang pemimpin. Itu sebabnya kepemimpinan sebagai agen perubahan (agent of         changes) harus melihat diri dan karakter yang ada pada dirinya.
    Oleh sebab itu, pengembangan karakter bangsa harus dimulai dari diri sendiri yang     memiliki hubungan yang akrab dengan Kristus, yang adalah pemimpinnya.
    D. Peran pemimpin Kristen
    Bila seorang dapat mengembangkan karakter dan pribadi dengan baik, ia akan            mampun memengaruhi orang lain. Karakter seperti apa yang bisa dibentuk oleh       pemimpin Kristen? Berikut adalah beberapa hal yang bisa dibentuk oleh pemimpin Kristen.

  1. Pengaruh waktu (time Management)
  2. Kerja keras (Hard Work)
  3. Ketekunan (Persistence)
  4. Kejujuran (Honesty)
  5. Tanggung jawab (Responsibility)
  6. Sikappositif dalam situasi apa pun (Positive Attitude)
    E. Refleksi
    Untuk itu, identitas atau karakter Kristus perlu dipertegas dalam kehidupan kekristenan.
    Bagian 4 Pemimpin dan Komunikasinya (Pengkhotbah dan Khotbahnya)
    "You cannot be a poor communicator and a good leader"
    Henry Blackaby

  1. Mendengar Khotbah, kok Ngantuk?
    Berikut adalah pengalaman pribadi penulis ketika mendengar sebuah khotbah.             Seorang yang diundang khusus dari luar kota menyampaikan khotbahnya. Anehnya,             dalam tempo lima sampai sepuluh menit penulis diserang rasa kantuk yang hebat.        Rasanya mta ingin ditutup saja. Apalagi, kalimat demi kami yang diucapkan terlalu tanpa makna dan tidak mengena.
    B. Apa masalahnya?
    Masalah yang dihadapi bukanlah pengkhotbahnya yang tidak baik, melainkan             khotbahnyalah sering tidak dimengerti, kepanjangan,membosankan,tidak ada daya           tarik, dan temanya itu-itu saja. Menurut hemat penulis, setidaknya ada beberapa        penyebab mengapa komunikasih ata khotbah itu tidak menarik. Pertama, isi atau     berita khotbah itu sangat minim dan tidak akurat. Kedua, kajian biblikanya             mendalam, tetapi miskin aplikasih dan cerita praktis. Ketiga, miskin dalam cara          berkomunikasi.
    B. Jembatan Komunikasi
    Khotbah itu adalah untuk "menjembatani" masa lalu Alkitab melalui penafsiran yang   baik dan penerapan prinsip-prinsip itu pada masa kini.konsep menjembatani adalah        kunci khotbah yang menarik.
    C. Orientasi Komunikasih
    Ada tiga elemen dalam orientasi kominikas. 1) pada orientasi itu seseorang berusaha   membuat orang lain terkesan dengan kamampuannya. 2) pada orientasi itu perhatian       difokuskan pada bagimana berita itu dikalimatkan. 3) pada orientasi itu seseorang             secara berhati-hati mencoba setiap usaha untuk memahami konteks penerimanya.
    E. Pendekatan Allah: Berkomunikasi dengan Impak
    Allah berkomunikasi dengan impak, yaitu membuat orang yang diajak             berkomunnikasi melakukan apa yang disampaikan apa yang disampaikan sebagai      respon. Maka itu, komunikasi dengan impak itulah yang harus dimiliki oleh seorang   pemimpin (pengkhotbah).

    Bagian 5. Pemimpin dan Ekspresi Bahasa Kasih

  1. Pendahuluan
  2. Penulis pernah berkhotbah disalah satu gereja tentang   mewujudkan kasih didalam rumah tanggah. Salah satu bagian khotbahnya penulis menekankan betapa peting mengekspresikan kata cinta dan sayang kepada pasangan setiap hari secara verbal. Artinya kata-kata itu harus diucapkan kepada pasangan bukan hanya dipendam.
    B. Semua manusia bisa mencintai
    Allah sendiri pada hakekatnya adalah kasih. Bahkan, ia sudah lebih dahulu      menyatakan kasih-Nya kepada kita melalui pengorbanan Yesus. Itu sebabnya setiap             kita harus mengasihi karena tanpa kasih semuanya itu tidak ada gunannya(1 Kor.4:1-8).
    C. Manusia butuh dicintai
    Ada juga orang-orang yang berselingkuh, melakukan kekerasan, atau jatuh ke dalam   dunia malam dan nakorba. Semuanya itu membuktikan bahwa manusia perluh di           kasihi dan membutuhkan cinta karena mereka telah kehilangan kasih di dalam       kehidupan mereka.
    D. Bahasa cinta manusia berbeda
    Ada lima bahasa kasih di dalam kehidupan manusia yaitu: 1) kata-kata yang                meneguhkan. 2) waktu yang berkualitas. 3) menerima hadiah. 4) tindakan yang        melayani. 5) Sentuhan fisik.
    E. Tugas mempimpin menemukan bahasa kasih
    Kelima bahasa kasih itu sangat penting dalam kehidupan organisasi. Bila seorang        pemimpin ingin menjadi pemimpin yang baik. Jadi setiap pemimpin perlu       menganalisis dan menerima masukan tentang bahasa kasih dari pada bawahannya.

    Bagian 6 Pemimpin dan Etika Jabatannya
    A leader is one who the knows the way, goes the way, and shows the way
    John C. Maxwell
    Seorang pemimpin harus mengerti etika jabatan seorang pemimpin. Ia harus mampu memisahkan mana yang bersifat pribadi dan mana yang bersifat jabatan. Teori kepemimpinan sendiri betapa pentingnya etika dan pemimpin yang mempertunjukkan etika dalam kepemimpinannya. Semua itu tampak (visibel) karena pemimpin dilihat bukan hanya dari perkataan, melainkan juga dari etika setiap har. Apakah etika jabatan itu? Secara singkat menurut Wursanto, etika jabatan itu adalah norma-norma, nilai-nilai kaida-kaida, ukuran-ukuran yang diterima dan ditaati oelh setiap orang dalam organisasi.

  1. Motivasi seorang pemimpin
    Pemimpin harus berhati-hati dengan kesombongan. Itu adalah godaan terbesar dalam kepemimpinan. Pemimpin harus memeriksa motivasinya terhadap uang.

    B. Otoritas seorang pemimpin
    Hal yang kedua perluh diperhatikan dalam etika jabatan adalah memahami otoritas/kuasa dan kerja dari otoritas itu. Setiap orang pemimpin memerlukan suatu otoritas dalam pemimpin karena tanpa otoritas, kepemimpina tidak akan berjalan dnegan baik.

    Bagian 7, Pemimpin dan Akutabillitasnya
    Accountability breeds response-ability
    Stephen R. Covey
    Persoalam yang dihadapi pemimpin kristen di Indonesia pada saat ini, terutama para gembala jemaat secara umum, ada dua hal. Pertama, soal finansial yang pas-pasan atau sebaliknya berlimpah finansial, yang mengunakannya tidak bisa dipertanggungjawabkan. Kedua, soal pengembangan diri sebagai seorang profesional yang tidak diperolehnya.
    Hal juga yang menjadi persolan ara pemimpin krsiten (para pemimpin keagamaan pada umumnya) adalah menyangkut imannya yaitu sebagai berikut.
    Pertama, secara tradisional para pemimpin keriten dianggap serba bisa dan serba tahu secara kerohanian.
    Kedua, para pemimpin kristen dan keluarganya dianggap sebagai orang suci dan tidak boleh salah.
    Solusi pemecahan
    Di tengah situasi seperti itu pemimpin kristen mampu mengembangkan akuntabilitasnya bagi dirinya dan untuk kepentingan organisasinya. Berikut adalah beberapa hal yang perlu dilakukan oleh pemimpin kristen.

  1. Kolegialitas. Penting bagi setiap pemimpin untuk menyadari bahwa mereka memerlukan tema rohani yang sepanggilan sebagai pemimpin kristen.
  2. Spritualitas klasik.
  3. Keterlibatan dalam pelayanan lainya. Kewajiban seorang pemimpin kristen itu bukan hanya menjadikan pekerjaan sebagai profesi belaka, melainkan juga suatu panggilan dari Tuhan..
  4. Ada waktu break. Seorang pemimpin juga harus belajar menata waktu istrahatnya.
  5.  Pengembangan diri. Begi seorang pemimpin, pendidikan lanjutan adalah sebuah keharusan

    BAGIAN 8
    PEMIMPIN DAN BISNIS
    A. Pendahuluan.
    Untuk membahas topik tentang bisnis dalam pandangan Alkitab hal yang perlu dibahas adalah dasar alkitabaih dalam berbisnis dan isu-isu disekitarnya yang penting untuk ditanggapi, termasuk etika dalam berbisnis. Namun semuanya itu lebih difokuskan pada refleksi teologis dan bangimana isu yang muncul di sekitar bisnis itu dilihat dalam firman Allah.
    B. Dasar Alkitab Dalam Berbisnis
    Menjalankan bisnis yang mencerminkan Kristus. Dunia bisnis tidaklah selalu jujur. Oleh karena itu, setiap orang kristen wajib hidup dalam kejujuran Tuhan sendiri berkata bahwa Ia bergaul erat dengan orang jujur (Amsal 3:32)
    C. Isu-isu dalam dunia berbisnis

  1. Masalah upah/gaji
    Di Indonesia ada yang disebut dengan ketentuan upah minimum upah para karyawan atau buruh. Masalah kerap kali terjadi bahwa gaji yang diberikan itu masih dibawah upah minimumu. Disanalah pentingnya seorang pemimpin untuk melihat bahwa manusia itu bukan sebagai alat produksi, melainkan sebagai makhluk ciaptaan Allah.
  2. Masalah suap 
    Bagimana menyelesaikan suap yang begitu marajalela di Indonesia? Tidak mudah jika bicara soal suap karena sepertinya korupsi uang pelicin atau suap sudah merupakan "budaya" Indonesia. Namun, benarkah demikian? Bagimanakah mengatasi hal itu? Walaupun demikian. Seorang bisnis Kristen tentu tidak akan menyerah oleh keadaan itu, tetapi ia akan menerobos semua kesulitan sesuai dengan nilai-nilai etikan moral yang benar.
    D. Penutup
    Penulis menggangap bahwa sangat penting untuk menghubungkan bisnis dan pelayanan. Bilah pemipin kristen memiliki usaha atau bisnis, adalah ide yang baik, misalnya untuk mengadakan ibadah dikantor  karena hal itu dapat menolong karyawan bertumbuh secara rohani.


    BAGIAN 9
    PEMIMPIN DAN TEKANAN REKAN KERJA
    "Do not be misled: 'company corrupst good character"
    1 Korintus 5:33

  1. Pendahuluan
    Setiap pemimpin bukan hanya dihadapkan dengan tugas-tugas manajemen, melainkan juga harus memimpin dengan nilai-nilai moral yang baik.
    B. Definisi Etika
    Etika sama dengan moral (Verkuyl), yaitu membahas dan menilai suatu perbuatan yang baik dann jahat.
    C. Tujuan etika
    Etika kristen ertujuan agar manusia dapat menjadi saksi bagi dunia, yaitu ketika dunia melihat Kristus melalui kehidupan kita.
    D. Prinsip pengambilan keputusan
    Masalah terbesar dihadapi oleh orang Kristen/pemimpin Kristen adalah apakah mungkin dirinya mempertahankan kejujuran yang seakan menjadi barang langka di tengah-tengah dunia yang penuh tekanan ini. Penulis buku ini menawarkan ada empat langka sederhaan untuk pengmbilan keputusan yaitu:

  1. Alkitab
  2. Roh kudus
  3. Nasehat dari orang lain (yang lebih rohani)
  4. Hati nurani
    E. Bagimana menghadapi tekanan rekan kerja?

  1. Jadilah jujur terhadap diri sendiri bahwa kita mudah dipengaruhi teman, iklan,                                atau hal lainya.
  2. Periksalah, apakah ada kemungkinan kita tidak bersekutu dengan teratru kepada                 Allah, baik dalam persekuan pribadi maupun di gereja.
  3. Kebangkanlah prinsip hidup kita atau keyakinan pada diri sendiri.
  4. Ketahuilah siapakah yang menjadi sumber tekanan itu, apakah seorang atau                                     kelompok! Dari kita dapat diketahui seberapa jauh tekanan itu berbahaya bagi                          kita.
  5. Berbicara kepada orang lain tentang keyakinan pribadi kita, serutama soal                                        keujuran dan moral,
  6. Bersikap konsistenlah atas apa yang kita katakan dan yakini.
  7. Bila ada tekanan yang tidak sanggup kita atasi, hindarilah atau larilah (Amsal                                  4:14-15)

    BAGIAN 10
    PEMIMPIN DAN GERAKAN KARISMATIK
    "thanks to the charismatic movement, many christians, men and women, youths and adults, have rediscovered pentecost as a living and present reality in their daily life"
    Paus Yohanes Paulus II

  1. Pendahuluan
    Gerakan karismatik adalah suatu gerakan di dalam kekristenan yang dimulaisekitar tahun 1960-an dan bersifat interdedominasi. Penekanan utama mereka adalah karunia rohani yang dikatakan sebagai pemberian Roh Kudus.
    B. Sejarah perekmbangan gereja karismatik

  1. Penjernihan Istilah
    Istilah evangeliskalmenunjuk pada gerakan injili yang mencoba meluruskan gerakan Liberalisme yang masuk  ke gereja maintream di Amerika. Ciri yang paling menonjol adalah gerakan kembali ke Alkitab. Penekannya jelas, yaitu adalah firman Allah dan kesucian hidup.
  2. Akar munculnya gerakan karismatik
    Fenomenan yang menarik untuk dicatat di sini adalah munculnya Ora Roberts. Para pemimpin gereja Katolik Amerika dan dedominasi lainya, yang melihat perkembangan Robert, mulai memberikan peratihan khusus, karena anggota mereka di pengaruhi oleh penginjilan Pentakosta itu. Bahwa studi pada tahun 1967 menunjukkan bahwa yang  mendukung dana pelayanan Robert adalah dari gereja Motodis.
    C. Teologi gerakan karismatik
    Pada umumnya teologi mereka itu tidak dapat ditentukan berdasarkan model-model yang muncul karena itu akan berganti terus-menerus. Namun, yang menjadi ciri khas gerakan karismatik, yang tidak berubah dari waktu ke waktu adalah soal di sekitar mukjizat, bahasa Roh, kesuksesan di dalam karier dan finansial, serta pujian dan penyembahan selalu "baru". Tentu baru yang dimaksud di sana adalah selalu berubah
    D. Bagimana dengan gerakan karismatik di Indonesia?
    Gerakan karismatik di Indonesia lebih banyak mucul di kalangan Pentakosta yang terutama, yaitu Gereja Bethel Indonesia (Bethany, Mawar Saron dan Tiberias.

    E. Refleksi
    Dengan demikian, pemimpin gereja harus berani terbuka mengevaluasi gerejanya.

    BAGIAN 11
    PEMIMPIN SKANDAL SEKS
    Bagian Pertama
    Jadi siapa pun bisa berselingkuh. Tidak pedulu orang itu baik atau jahat, habat atau biasa-biasa,tua atau muda, rajin beribadah atau tidak, kaya atau miskin, saleh atau tidak,kaya atau bodoh, semuanya itu bisa berselingkuh. Tanpa terkecuali pendeta atau rohaniawan bisa berselingkuh.
    Bagian Kedua
    Mengenai pro dan kontra pemimpin yang berselingkuh, hal itu tidak pernah ada habisnya. Di samping menyalahkan pelaku, ada juga yang menyalahkan istrinya.
    Bagian ketiga Via Facebook
    Fb sebagai sebuah jejaring sosial,kekuatannya sudah terbukti, baik dalam kepemimpinan politik, penggalangan massa, maupun dalamhal penjualan. Namun, ternyata ada sisi lain dibalik Fb.

    BAGIAN 12 PEMIMPIN DAN MISINYA DALAM MASYARAKAT YANG MAJEMUK

  1. Pendahuluan: tantangan yang dihadapi dalam bangsa.
     Oleh karena banyak suku dan agama, maka pemimpin harus menjadi garam dan terang pemimpin kristen.
    B. Perlu diciptakan "jembatan sebagai dasar dialog"
    C. Untuk kristen dan negara
    D. Sikap umat kristen terhadap negara
    E. Misi kristen dalam masyarakat majemuk
    F. Penutup
    Dari seluruh pembahasan penulis tentang peran pemimpi kristen dan misinya di dalam masyarakat yang majemuk. Suatu anugerah yang tiada taranya bagi bangsa indonesia, dan pemimpin harus lebih peduli dengan konteksnya.

    BAGIAN 13 PEMIMPIN DAN TANTANGAN GLOBALISASI

  1. Pendahuluan
    Globalisasi bukan istilah baru dan semua orang rata-rata sudah memahami maknya. Seperti kita ketahui perubahan dll.
    B. Tanda masyarakat yang Global

  1. Teknologi wireless dan digital
  2. Semua kehiduoan untuk sale
  3. Kesadaran global dan interkoneksi
  4. Simbol dan image global
    C. Tekanan yang dalami seorang gembala dalam era globalisasi

  1. Berita mimbar dipromosikan
    D. Gembla menghadapi Globalisasi
    Tantangan globalisasi seharusnya tidak membuat seseorang gembala terkekan. Untuk itu, tugas seorang  gembala adalah kembali ke zaman aposkalitik (Kisah Para rasul).
    E. Kesimpulan
    Untuk itu, pemimpin gereja perlu mengembangkan gereja yang simpel, yang berakar pada firman Tuhan adalah kata kunci yang penting.

    BAGIAN 14 PEMIMPIN YANG EFEKTF

  1. Pendahuluan
    Menjadi efektif dan berhasil adalah impian setiap orang yang menjadi pemimpin. Maka itu menjadi pemimpin haruslah dimulai dengan mencari prinsip Alkitab.
    B. Pentingnya kepemimpinan
    Karena pemimpin itu adalah kunci pada kemajuan gereja, bangsa, keluarga dll.
    C. Allah sendiri melihat pentingnya kepemimpinan
    Allah sendiri mengertahui pengangkatan pemimpin yang sedikit itu akan mempengaruhi yang banyak. Jadi dalam rencana Allah sendiri kepemimpinan itu penting. Contoh kepemimpinan Abraham dsb.
    D. Definisi kepemimpinan
    Kepemimpinan adalah pengaruh
    E. Tiga pilar kepemimpinan Alkitabiah.

  1. Kepemimpinan Rohani
  2. Kepemipinan hamba
  3. Kepemimpinan transformasi



    BAGIAN 15 PEMIMPIN SEBAGAI GEMBALA

  1. Pendahuluan
    Pemimpin itu adalah dengan hati gembala, yaitu melayani menuntun, mengarahkan, menantang, dan membantu orang lain serta organisasi yang dipimpinnya untuk bertumbuh.
    B. Prinsip-prinsip kepemimpinan gembala

  1. Prinsip kebaikan
  2. Prinsip ketulusan hati
  3. Prinsip kecakapan
  4. Prnisip kesetiaan dalam kebenaran
    C. Kesimpulan
    Salah satu hal yang menjadi solusi dalam kepemimpinan pada saat ini adalah perlu mengembangkan kepemimpinan yang berhati gembala.

    Bagian 16 Kepemimpinan yang  mendesain kasih
    Kasih itu secara ideal haruslah bersifat spontan dan tanpa syarat.

  1. Tingkat satu : smile (senyuman)
  2. Tingkat dua: surface (perkataan)
  3. Tingkat tiga:service (pelayanan)
  4. Tingkat empat surrender (penyerahan)
  5. Tingkat lima: sacrifice pengorbanan
    Kasih itu mahal. Ketika seseorang mengasihi keuntungannya pun pada phak yang lain dikasihi.
    Bagian 17 pemimpin yang memimpin perubahan

  1. Apa itu kepemimpinan transformatif?
    Kepemimpinan transformatif adalah pilar penting dalam kepemimpinan beradasarkan Alkitab.
    B. Fungsi kepemimpinan
    Seorang pemimpin itu dapat menggerakkan orang dari mana mereka berada ke tempat Tuhan menginginkan mereka berada.
    C. Menjadi agen perubahan
    Setiap orang kristen dipanggil untuk menjadi agen perubahan.
    D. Refleksi terhadap perubahan
    Seorang pemimpin harus mempu mengidentifikasikan kelompok-kelompok orang itu sehingga ia dapat melakukan pendekatan kepada mereka dengan strategi yang tepat.
    E. Proses melakukan perubahan

  1. Menciptakan bahwa perubahan itu urgen
  2. Mencciptakan koalisi terpimpin
  3. Mengembangkan visi dan strategi
  4. Mengomunikasikan perubahan visi
  5. Mengadakan perubahan yang lebih luas
  6. Menciptakan kemenangan jangka pendek
  7. Mengonsolidasikan kemenangan dan mencipatakan perubahan lagi
  8. Melakukan pendekatan baru dalam budaya


    Bagian 18 siapakah yang menggembalakan gembala (pemimpin)
    Paul Burgett menuliskan beberapa ide praktis dan nyata bagimana peran jemaat dalam menolong "menggembalakan" gembala jemaat di gereja, yaitu sebagai berikut.

  1. Mendoakan gembala
  2. Mengucapkan terimakasih
  3. Menjadi sukarelawan
  4. Menceritakan pertumbuhan rohani anda
  5. Membawa seseorang ke gereja
  6. Mengkritik gembala secara pribadi
  7. Mengasihi keluarga gembala
  8. Mengingat hari istimewa gembala
  9. Menjadi jemaat yang setia
    Tidak ada kebahagiaan yang dialami oleh gembala selain dari jemaat yang dengan setia mendukungnya.

    Bagian 19 pemimpin yang belajar dari Jaffray: man of spirit, man of fower

  1. Kepemimpinan Jaffray

  1. Pendidikan Teologi
  2. Strategi misi
  3. Strategi pendidikan
  4. Warisan pendidikan teologi
    B spritualiatas kepemimpinan Jaffray

  1. Percaya pada pimipinan Roh Kudus
  2. Percaya pada kesembuhan ilahi
  3. Percaya pada pimpinan Tuhan melalui mimpi
  4. Percaya pada doa dan menjadi seorang pendoa
    C. Refleksi
    oleh sebab itu, apa yang di jalani oleh Dr. Jaffray, yaitu dunia rohani kita tidak boleh lupakan dan harus menjadi pedoman kita.





Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Ringkasan"

Posting Komentar