Subscribe-Us

Subscribe Us

MODULE MEKIEL



Mata Kuliah : Teologi & Komunikasi
Tugas              : Module
Nama              :Mekiel Tabuni
Program.        : M.Th (Teologi)

OPENING MODULE

Syalom salam sejahtera untuk kita semua, pada kesempatan malam hari ini, saya ingin menyampaikan terima kasih atas kehadiran teman-teman kaum mudah sekalian untuk pada kesempatan malam ini.
CULTURE MODULE
Teman-teman di mana tahun 2016 merupakan tahun yang dimana Saya diutus oleh sekolah STT Jaffray untuk melaksanakan tugas praktek atau yang disebut dengan PKL, saya ditempatkan di Kalimantan Malinau Selatan tepatnya di GKII jemaat Tanjung Nanga. saya datang kesana pas bulan Desember tanggal 28, dua hari kemudian baru penyambutan  baru 1 Januari 2017,  sebelum saya memperkenalkan diri sebagai mahasiswa Praktek, di sana banyak orang berpikir bahwa saya adalah anggota keamanan tentara atau Polisi. Dan ada juga yang berpikir bahwa Saya teman daripada gembala dan  mungkin kerja di perusahaan. Mengapa demikian, karena saya datang dalam tidak ada perencanaan oleh BPJ. Jadi mereka berfikir saya datang untuk mengamankan atau menjaga kegiatan yang sedang berlangsung yaitu malam penyambutan tahun baru. Teman-teman sekalian di mana sebuah pengalaman yang baru terjadi dalam kehidupan yaitu saya harus makan dari jam 8 pagi sampai dengan jam 5 sore teman-teman, gembala Saya tidak memberitahukan kepada saya kalau kita akan memberi salam dan makan mulai dari rumah ke rumah,  kira-kira 8 RT yang ada di sana. Kata Gembala  ayo... kita pergi salam dan  mendoakan jemaat,  kita mulai masuk di rumah yang pertama setelah itu kita pindah lagi ke rumah yang sebelah dan seterusnya.  maklum karena saya kan tinggal di asrama waktu itu kami punya sayur itu, sayur kuning atau yang disebut dengan Indomie, teman-teman saat itu saya lihat makanan yang begitu enak dan banyak menu yang disediakan oleh setiap rumah jemaat. Dan apalagi itu gratis.  Jadi, teman-teman Saya rasa itu makanan yang paling enak, jadi karena saya tidak tahu kita akan masuk ke semua rumah-rumah jemaat. Yang saya pikir kita masuk rumah pertama yang kita masuk adalah yang terakhir kita masuk dan kami tidak akan pergi ke rumah-rumah orang lagi, karena kata pak gembala "mari kita pergi mendoakan orang". Jadi, saya pikir datang hanya mendoakan seperti itu. jadi, saya makan banyak sekali, yang disediakan oleh tuan rumah, kata pak gembala "ayo kita pindah ke sebelah" sampai seterusnya. Karena makan banyak dan  terlalu kenyang. Karena dengan orang yang baru jadi, kalau saya tidak makan juga tidak enak jadi  saya makan sedikit demi sedikit sampai perut saya ini,  teman-teman hampir jadi seperti ibu hamil. Singkat ceritanya kami pulang ke rumah dan saya langsung istirahat. Teman-teman jam 7 malam pak gembala panggil " Ayo mekiel kita pergi lagi" saya bilang bapak saya tidak bisa Bapak dorang  pergi saja sudah. Karena saya sudah terbaring terlentang di tempat tidur seperti ibu hamil yang sedang menderita atau mau melahirkan, jadi singkat ceritanya lagi, bapak saya telepon Bapak saya ingin ingin mau menyampaikan selamat tahun baru saat itu dan Bapak saya telepon "Apa kabar kawan dan selamat tahun baru" saya bilang kawan kabar buruk Saya makan dari jam 8 pagi sampai dengan jam 5 sore, akhirnya perut saya sakit. Bapak 'bilang  bagaimana keadaan tali perutmu mau putus atau tidak?.. saya bilang aman Kawan, Bapak bilang puji Tuhan kalau aman Kawan. Saya melihat bahwa setiap kebudayaan  sedikit berbeda, tapi  itu unik dan yang membuat budaya kita menarik dengan budaya lain. Serta itulah yang membuat kita berbeda dengan budaya orang lain
SPIRITUAL NEED MODULE
Ada bagian firman Tuhan yang mengatakan Matius 19:26
Yesus memandang mereka dan berkata: "Bagi manusia hal ini tidak mungkin, tetapi bagi Allah segala sesuatu mungkin."
SCRIPTURE MODULE
            Teman-teman, saya adalah orang yang bawaan sejak lahir, saya adalah sudah gagap setelah Saya dibesarkan di dalam keluarga, di lingkungan di mana saya tinggal, banyak orang yang mengejek saya, bahkan keluarga dekat saya sendiri. Teman-teman sekalian, di jemaat bahkan di satu kampung,  mengatakan kepada saya bahwa "kamu tidak akan berhasi dan tidak kuliah dengan baik". Teman-teman, ketika saya melihat teman-teman saya berbicara dengan suara yang sangat baik, selalu ada saja Kalimat yang muncul di hati saya, kalau saya punya suara yang bagus seperti mereka, pasti  saya lebih pintar dari mereka.  Kalimat itu selalu muncul di hati saya.
Setelah Saya selesai SMA, saya melanjutkan pendidikan di STT Jaffray Makassar pada tahun 2011.  Tahun 2011 semester 2 itu dimana Tuhan membentuk saya.   Saya berkomitmen untuk puasa selama 1 minggu dan  saya bertanya kepada Tuhan, kenapa Engkau mengirim saya orang yang gagap orang yang tidak bisa bicara di depan orang banyak seperti ini Tuhan, Tuhan malu atau tidak? jika saya menjadi hamba hamba-Mu? bagaimana saya akan berbicara di depan orang banyak, dan bagaimana orang akan melihat saya, dan bagaimana orang akan mengatakan itu, kalau saya adalah orang yang gagap, Tuhan tidak malu ka,  kenapa Engkau memanggil saya, orang yang kekurangan atau keterbatasan dengan suara seperti ini. Doa ini, saya sampaikan kepada Tuhan.
Teman-teman setelah itu 1 bulan kemudian saya lupa, apa yang saya berdoa kepada Tuhan. Suatu hari malam, saya tidur dan tiba-tiba seperti bunyi Balong pecah di mulut saya, dan saya pikir ada sesuatu yang salah di  mulut saya, saya ambil gelas minum air dan saya kumur-kumur di mulut kemudian saya kasih keluar air itu, untuk memastikan ada darah atau tidak, puji Tuhan setelah melihat tidak ada apa-apa. Saat  itu pikiran dan perasaan berubah seperti kita mendapatkan kado yang baru yang sangat berharga. Dan hari itu saya bahagia sekali di hati saya.
Teman-teman Saya ingin bilang bahwa   "bagi  manusia itu tidak mungkin tetapi bagi Allah itu mungkin". Manusia boleh mengatakan bahwa itu tidak mungkin akan terjadi, karena memang begitu terciptanya, memang begitu terjadinya, sejak dahulu kala, tetapi saya mau bilang teman-teman, apa yang manusia mengatakan itu tidak mungkin, tetapi bagi Allah itu mungkin, dan karena Dia adalah sang pencipta, Ia menciptakan kehidupan kita,  menciptakan semua yang ada di dalam bumi ini. Dan mampuh mengubah atau  memperbaiki, jika kita mengasihi Dia dan menyerahkan kehidupan untuk melayani Dia.
Jangan pernah malu, jangan pernah mengeluh, jangan merasa diri bahwa saya ini tidak bisa ,saya tidak layak, Saya tidak mampu, Saya memiliki keterbatasan, kemampuan mereka yang lebih hebat dari saya. saudara saya  seorang yang gagap dari yang tidak bisa berbicara berani di depan orang banyak. Hari ini saya berbicara, hari ini saya berani, dan tidak tahu suara gagap saya itu di mana Tuhan taruh, sampai saat ini orang-orang yang pernah melihat, orang-orang yang pernah mendengar, orang-orang yang pernah berfikir, hari ini mereka heran dan mengatakan bahwa Tuhan luar biasa, dahulu mereka berpikir tidak mungkin, tapi hari ini mereka berpikir bahwa Tuhan mampu mengubah kehidupan seseorang.
Jika, ada teman-teman yang ada  dalam ruangan ini,  memiliki masalah yang sama dengan saya. Takut, merasa minder, tidak layak, tapi sungguh-sungguh mau mengasih menyerahkan kehidupan kepada Allah  untuk melayani Dia, mari maju kedepan  saya akan mendoakan teman-teman..


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "MODULE MEKIEL"

Posting Komentar